BAB III
ANALISIS SISTEM JARINGAN
Pada bab ini akan dijelaskan tentang analisis sistem Monitoring jaringan berbasis pada IPv6 (Internet Protocol versi 6) menggunakan Linux distribusi Fedora Core 9, hasil analisis dimodelkan dengan diagram UML (Unified Modeling Language). Diagram tersebut digunakan untuk memodelkan aliran kerja, struktur organisasi objek dan pesan, pemodelan perilaku sistem, dan pemodelan komponen.
3.1 Aliran Kerja
Penggambaran suatu aliran kerja dalam analisis sistem jaringan pada tugas akhir ini, digambarkan dalam bentuk Use Case Diagram dan Use Case Scenario.
3.1.1 Use Case Diagram Monitoring Jaringan
Gambar 3.1 UseCase Diagram Monitoring Jaringan
Use Case diatas merupakan gambaran umum pada system monitoring jaringan dan interkoneksi menggunakan IPv6. Pada Use Case diatas terdapat empat proses utama pada sistem jaringan. Proses dengan tulisan cetak miring menandakan bahwa proses tersebut adalah proses abstrak yang masih terdapat proses-proses lain didalamnya . Beberapa use case yang penting dalam konteks keseluruhan sistem dideskripsikan sebagai berikut (lebih lengkap lihat pada Lampiran A mengenai Use Case Scenario)
Tabel 3.1 Use case scenario statistik umum paket IP
|
Identifikasi |
||
|
Nama |
Statistik Umum Paket IP |
|
|
Tujuan |
Melihat total statistik paket yang diterima atau paket yang keluar pada seluruh kartu jaringan yang terpasang |
|
|
Aktor |
Administrator |
|
|
Deskripsi |
Administrator masuk ke dalam menu general interface statistics kemudian system memeriksa kartu jaringan tersedia baik yang terhubung dengan jaringan maupun yang tidak terhubung dengan jaringan. Kemudian jenis-jenis protokol dibagi menjadi tiga kelompok yaitu protokol IP , non-IP dan bad IP, setelah dikelompokan , dilanjutkan dengan proses perhitungan ukuran pada paket-paket yang diterima. Semua informasi dan data statistic ditampilkan dan disimpan kedalam suatu berkas (log) yang akan berfungsi seperti laporan. |
|
|
Skenario Utama |
||
|
Kondisi awal |
Jumlah paket yang diterima tidak diketahui. |
|
|
Aksi Aktor |
Reaksi Sistem |
|
|
Administrator memilih menu General Interface Statistics |
Memeriksa jumlah kartu yang terpasang; mengelompokan protokol menjadi tiga kelompok; menghitung jumlah paket yang diterima atau yang keluar.; menampilkan jumlah paket mencatat data statistik kedalam berkas |
|
|
Kondisi akhir |
Jumlah paket yang diterima diketahui |
|
Tabel 3.2 Use case scenario statistik paket IP per kartu jaringan
|
Identifikasi |
||
|
Nama |
Statistik Paket IP per Kartu Jaringan |
|
|
Tujuan |
Melihat total statistik paket yang diterima atau paket yang keluar pada kartu jaringan yang dipilih |
|
|
Aktor |
Administrator |
|
|
Deskripsi |
Administrator masuk kedalam menu Detailed Interface Statistics. Kemudian aplikasi menampilkan pilihan kartu jaringan yang terpasang. Setelah administrator memilih kartu jaringan yang akan dipantau , Proses perhitungan terhadap ukuran paket serta jenis protocol dimulai . Semua informasi pada proses ini tercatat disebuah berkas (log file) yang berfungsi sebagai laporan. |
|
|
Skenario Utama |
||
|
Kondisi awal |
Jumlah paket dan jenis protokol yang diterima tidak diketahui. |
|
|
Aksi Aktor |
Reaksi Sistem |
|
|
Administrator memilih menu Detail Interface Statistics |
Menampilkan pilihan kartu jaringan yang akan dihitung |
|
|
Memilih satu buah kartu jaringan |
menghitung jumlah paket yang diterima dan paket yang keluar; menampilkan jumlah paket; mencatat data statistik kedalam berkas |
|
|
Kondisi akhir |
Jumlah paket dan jenis protokol yang diterima diketahui. |
|
Tabel 3.3 Use case scenario traffic jaringan
|
Identifikasi |
||
|
Nama |
Informasi Traffic jaringan |
|
|
Tujuan |
Melihat semua |
|
|
Aktor |
Administrator |
|
|
Deskripsi |
Administrator memilih menu IP Traffic Monitor , kemudian system menampilkan pilihan kartu jaringan terpasang yang akan dipantau . Hal ini bertujuan untuk melakukan pemantauan terhadap sumber (peng-akses) , port yang dipakai dan jumlah paket serta menampilkan informasi protokol – protokol lain, jika IP yang dipakai tidak diketahui maka informasi yang ditampilkan berupa non-IP atau bad-IP. Kemudian sistem melakukan proses perhitungan jumlah paket yang masuk dan jumlah paket yang keluar. Semua informasi akan tercatat didalam sebuah berkas (log). |
|
|
Skenario Utama |
||
|
Kondisi awal |
Jumlah paket dan jenis protokol yang diterima belum diketahui.
|
|
|
Aksi Aktor |
Reaksi Sistem |
|
|
Administrator memilih menu IP Traffic Monitor |
Menampilkan pilihan kartu jaringan yang akan dihitung |
|
|
Memilih satu buah kartu jaringan |
menghitung jumlah paket yang diterima dan paket yang keluar; menampilkan jumlah paket , sumber dan port yang digunakan.; mencatat data statistik kedalam berkas |
|
|
Kondisi akhir |
Jumlah paket dan jenis protokol yang diterima diketahui. |
|
Tabel 3.4 Use case scenario konfigurasi kartu jaringan
|
Identifikasi |
||
|
Nama |
Konfigurasi kartu jaringan |
|
|
Tujuan |
Memasangkan alamat IPv6 kedalam setiap komputer. |
|
|
Aktor |
Administrator |
|
|
Deskripsi |
Administrator memberikan alamat IPv6 kepada setiap masing-masing komputer baik computer server dan computer client. |
|
|
Skenario Utama |
||
|
Kondisi awal |
Alamat IPv6 belum terpasang |
|
|
Aksi Aktor |
Reaksi Sistem |
|
|
Administrator memasangkan alamat IPv6 pada komputer server. |
Komputer server memiliki alamat IPv6 |
|
|
Administrator memasangkan alamat IPv6 pada komputer client |
Komputer client memiliki alamat IPv6 |
|
|
Kondisi akhir |
Setiap komputer memiliki alamat IPv6. |
|
Tabel 3.5 Use case scenario permintaan layanan
|
Identifikasi |
||
|
Nama |
Permintaan layanan |
|
|
Tujuan |
Client mendapatkan layanan yang diinginkan. |
|
|
Aktor |
Client atau User |
|
|
Deskripsi |
Pengguna yang merupakan client pada jaringan meng-akses komputer server untuk mendapatkan layanan atau resource dari komputer server, kemudian server mendengarkan terhadap permintaan-permintan yang datang, selajutnya server memberikan layanan atau resource resource yang diminta oleh client. |
|
|
Skenario Utama |
||
|
Kondisi awal |
Meminta layanan kepada server |
|
|
Aksi Aktor |
Reaksi Sistem |
|
|
Client meminta layanan , resource kepada server |
Mendengarkan permintaan layanan dan memberikan layanan dan resource yang diminta |
|
|
Kondisi akhir |
Client mendapatkan layanan yang diminta. |
|
3.2 Struktur Organisasi Obyek dan Pesan
Pada bagian ini dijelaskan tentang gambaran aspek dari ketururutan pesan yang akan disampaikan. Gambaran tersebut digambarkan dengan Sequence Diagram.
3.2.1 Sequence Diagram Statistik Umum Paket IP
Gambar 3.2 Sequence Diagram Statistik Umum Paket IP
Penjelasan
1. Administrator memilih menu pada objek IPTraf , diaman menu tersebut meberi informasi mengenai statistik pengiriman paket.
2. Objek IPTraf menginformasikan kepada PC Server untuk memeriksa jumlah dan keberadaan kartu jaringan yang terpasang.
3. Objek Server menginisialisasi terhadap permintaan Client.
4. Objek Client memita layanan dari server.
5. Objek Server mengirimkan pesan berupa jenis protocol yang diterima kepada objek IPtraf.
6. Objek Server mengirimkan pesan berupa ukuran paket yang diterima kepada objek IPtraf.
7. Objek IPTraf menghitung jumlah paket yang diterima berdasarkan jenis layanan yang diminta.
8. Objek Server menampilkan informasi berupa statistic jumlah paket dan jenis protocol yang digunakan.
9. Objek Client menerima layanan yang diminta dari server.
10. Administrator memiliki informasi berbentuk berkas atau catatan mengenai statistic jumlah paket.
3.2.2 Sequence Diagram Statistik Paket IP per Kartu Jaringan
Gambar 3.3 Sequence Diagram Statistik Paket IP per Kartu Jaringan
Penjelasan :
1. Administrator memilih menu pada objek IPTraf , diaman menu tersebut meberi informasi mengenai statistik pengiriman paket berdasarkan kartu jaringan atu denga kata lian per kru jaringan.
2. Objek IPtraf memeriksa kartu jaringan
3. Objek IPtraf menampilkan menu pilihan kartu jaringan.
4. Administrator memilih kartu jaringan yang akan dipantau..
5. Objek IPTraf memberi informasi mengenai kartu jaringan yang dipilih.
6. Objek Server memeriksa permintaan paket atau permintaan layanan dari client.
7. Objek Server menginisialisasi terhadap permintaan Client.
8. Objek Client memita layanan dari server.
9. Objek Server mengirimkan pesan berupa jenis protocol yang diterima kepada objek IPtraf.
10. Objek Server mengirimkan pesan berupa ukuran paket yang diterima kepada objek IPtraf.
11. Objek IPTraf menghitung jumlah paket yang diterima berdasarkan jenis layanan yang diminta.
12. Objek Server menampilkan informasi berupa statistic jumlah paket dan jenis protocol yang digunakan.
13. Objek Client menerima layanan yang diminta dari server.
14. Administrator memiliki informasi berbentuk berkas atau catatan mengenai statistic jumlah paket.
3.2.3 Sequence Diagram Informasi Traffic Jaringan
Gambar 3.4 Use Case Informasi Traffic Jaringan
Penjelasan :
1. Administrator memilih menu pada objek IPTraf , dimana menu tersebut memberi informasi keseluruhan mengenai traffic pada jaringan.
2. Objek IPtraf memeriksa kartu jaringan
3. Objek IPtraf menampilkan menu pilihan kartu jaringan.
4. Administrator memilih kartu jaringan yang akan dipantau..
5. Objek IPTraf memberi informasi mengenai kartu jaringan yang dipilih.
6. Objek Server memeriksa permintaan paket atau permintaan layanan dari client, berserta jenis protocol yang digunakan.
7. Objek Server menginisialisasi terhadap permintaan Client.
8. Objek Client memita layanan dari server.
9. Objek Server mengirimkan pesan berupa jenis protocol yang diterima kepada objek IPtraf.
10. Objek Server mengirimkan pesan berupa ukuran paket yang diterima kepada objek IPtraf.
11. Objek IPTraf menampilkan semua permintaan-permintaan atau traffic yang terjadi di jaringan.
12. Objek Server memberikan layann atau melakukan response.
13. Objek Client menerima layanan yang diminta dari server.
14. Administrator memiliki informasi berbentuk berkas atau catatan mengenai statistic jumlah paket.
3.2.4 Sequence Diagram Konfigurasi Kartu Jaringan
Gambar 3.5 Sequence Diagram Konfigurasi Kartu Jaringan
Penjelasan :
1. Administrator memuat modul IPv6.
2. Objek kartu jaringan memberikan pesan berupa alamat default IPv6.
3. Objek Administrator memasangkan IPv6 pada setiap kartu jaringan masing-masing komputer.
4. Objek kartu jaringan memberi informasi kepada Administrator bahwa alamat IPv6 telah terpasang.
3.2.5 Sequence Diagram Permintaan Layanan
Gambar 3.6 Sequence diagram permitaan layanan
Gambar diatas menjelaskan bahwa objek client meminta layanan kepada server, kemudian server memberikan layanan yang diminta oleh client.
3.3 Pemodelan Komponen
Bab ini digunakan untuk menggambarkan secara detail komponen di-deploy dalam infrastruktur sistem serta menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen piranti lunak, termasuk ketergantungan (dependency) di antaranya. Yang dimodelkan dalam bentuk deployment diagram dan component diagram.
3.3.1 Deployment Diagram
Deployment/physical diagram menggambarkan secara detail bagaimana komponen di-deploy dalam infrastruktur sistem, di mana komponen akan terletak (pada mesin, server atau piranti keras apa), bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut, spesifikasi server, dan hal-hal lain yang bersifat fisikal, seperti yang yang digambarkan dalam gambar berikut ini.
Gambar 3.7 Deployment Diagram Aliran Kerja Monitoring Jaringan
3.3.2 Component Diagram
Component diagram menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen piranti lunak, termasuk ketergantungan (dependency) di antaranya. Komponen piranti lunak adalah modul berisi code, baik berisi source code maupun binary code, baik library maupun executable, baik yang muncul pada compile time, link time, maupun run time. Umumnya komponen terbentuk dari beberapa class dan/ atau package, tetapi dapat juga dari komponen-komponen yang lebih kecil. Komponen dapat juga berupa interface, yaitu kumpulan layanan yang disediakan sebuah komponen untuk komponen lain.
Gambar 3.8 Component Diagram Monitoring Jaringan
Gambar komponen di atas dibuat berdasarkan interface yang telah dibuat sebelumnya pada tugas akhir ini. Yang mempunyai layanan-layanan yang disediakan pada setiap komponen. Yang dimana uraiannya:
1. User terhubung ke PC Server dengan menggunakan protokol IP.
2. Komputer server terhubung dengan aplikasi IPtraf yang berada dalam server dengan menggunakan jumlah paket dari protocol yang tertangkap.